Ratusan sapi Bali di empat kecamatan di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, dilaporkan mati mendadak akibat terserang Virus Jembrana. Hingga 10 Oktober, Dinas Pertanian mencatat 428 ekor sapi telah tewas sejak wabah ini muncul sebulan terakhir, menciptakan kekhawatiran di kalangan peternak lokal.
Tim dokter hewan dan petugas dinas pertanian telah turun langsung ke lapangan untuk memeriksa ternak dan memberikan penanganan. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Syarif, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan vaksinasi terhadap sapi-sapi yang belum terkena virus sebagai langkah pencegahan. Empat kecamatan yang terkena dampak adalah Rarowatu, Rarowatu Utara, Lantari Jaya, dan Rumbia
Hasil laboratorium dari Maros mengonfirmasi bahwa kematian sapi ini disebabkan oleh Virus Jembrana, penyakit yang sering menyerang sapi Bali dan dapat menyebabkan kematian massal. Untuk mencegah penyebaran lebih lanjut, peternak diminta segera melaporkan ternaknya ke dinas terkait untuk diperiksa dan divaksin.
Langkah-langkah pencegahan yang diambil meliputi pemberian vaksin, vitamin, antibiotik, penurun panas, dan desinfeksi kandang. Peternak disarankan agar lebih waspada dan mengambil tindakan cepat untuk melindungi ternak mereka.
Untuk pemesanan obat pencegahan dan perawatan ternak, silakan hubungi kami melalui WhatsApp atau bisa langsung memesan melalui Shopee dan Tokopedia.